MOSKOW, OLEMAH.COM – Kapal tanker Rusia dilaporkan beberapa kali berhasil melintasi kawasan Selat Hormuz meski situasi blokade dan ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran masih berlangsung.
Informasi tersebut muncul berdasarkan laporan lembaga pemantau pelayaran Tanker Trackers yang dikutip sejumlah media internasional dan media Iran.
Selat Hormuz saat ini menjadi salah satu jalur laut paling tegang di dunia setelah meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak langsung terhadap distribusi minyak global.
Tanker Rusia Disebut Tetap Melintas
Menurut laporan pemantauan kapal, sejumlah tanker yang dikaitkan dengan armada Rusia disebut tetap berhasil melewati jalur strategis tersebut di tengah pengawasan ketat dan pembatasan pelayaran.
Laporan itu menyebut beberapa kapal tanker menggunakan pola pelayaran tertentu, termasuk mematikan sistem transponder sementara saat melintas di kawasan sensitif.
Praktik tersebut disebut sering digunakan dalam situasi konflik atau pengawasan ketat guna menghindari deteksi penuh selama perjalanan laut.
Selat Hormuz Memanas
Ketegangan di Selat Hormuz meningkat setelah muncul berbagai laporan mengenai:
Penembakan kapal tanker
Penyitaan kapal
Penggunaan drone
Pengawasan militer intensif
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab dan menjadi lintasan sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia.
Situasi tersebut membuat lalu lintas kapal tanker dunia terganggu dan memicu kenaikan biaya asuransi pelayaran internasional.
Iran dan AS Saling Tuduh
Dalam perkembangan sebelumnya, Amerika Serikat dan Iran saling menuduh terkait sejumlah insiden kapal tanker di kawasan tersebut.
Iran disebut beberapa kali melakukan penyitaan kapal asing dengan alasan pelanggaran hukum maritim, sementara Amerika Serikat menegaskan operasi mereka dilakukan demi menjaga kebebasan pelayaran internasional.
Dampak pada Pasar Energi Dunia
Kondisi di Selat Hormuz terus menjadi perhatian dunia karena kawasan tersebut merupakan jalur utama ekspor minyak dan gas dari negara-negara Timur Tengah menuju Asia dan Eropa.
Gangguan pelayaran di wilayah itu berpotensi memengaruhi:
Harga minyak dunia
Pasokan energi global
Distribusi LNG internasional
Stabilitas ekonomi dunia
Laporan mengenai kapal tanker Rusia yang disebut berulang kali menembus blokade AS di Selat Hormuz kembali memperlihatkan tingginya tensi geopolitik di jalur energi terpenting dunia. Situasi ini terus dipantau karena berpengaruh besar terhadap keamanan pelayaran dan pasar energi global.
Sumber : Tribun
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 19 Mei 2026

0 Komentar